IT

Menemukan hubungan Hobi dan pekerjaan adalah terobosan terbesar dalam hidup

Selasa, 28 Desember 2010

Mengembalikan Data yang Hilang karena Virus

Beberapa bulan lalu, secara tidak sengaja saya menemui beberapa kejanggalan saat mengoperasikan computer. Tepatnya saat menggunakan usb flash disk saya. Didalam flash disk ternyata terdapat beberapa file yang tidak saya kenal. Saya mencurigai itu merupakan ulah virus. Saya semakin yakin karena saya merasa tidak pernah membuat file file asing tersebut. File-file itu juga memiliki nama yang cukup aneh. Saya pun memutuskan untuk menscan flash dfisk tersebut. Tentunya dengan anti virus yang telah terupdate.

Kebetulan anti virus yang saya gunakan saat itu adalah AVG anti virus free 7.5. Anti virus gratisan ini menurut saya cukup dapat diandalkan. Anti virus ini memang terkenal dengan keganasannya. Bagaimana tidak untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, anti virus ini terkadang akan menghapus semua file yang terdapat dalam flash disk yang terserang virus cukup parah. Walaupun flash disk kita sudah bersih dari virus, tetapi mungkin kita sedikit kesal karena data-data kita juga ikut ludes bersama virus yang menjengkelkan itu.

Walaupun telah berdiskusi dengan beberapa teman yang saya anggap cukup paham dengan masalah computer, sampai saat itu saya juga belum menemukan cara yang tepat agar dapat mengembalikan data-data saya yang hilang bersama virus itu. Hal aneh yang menjanggal pikiran saya saat itu adalah, walaupun data pada flash disk sudah kosong karena ikut terhapus bersama virus, tetapi saat saya properties, kapasitas flash disk masih penuh. Saya pun semakin curiga, bahwa data ataupun file-file saya tidak ikut terhapus bersama virus, akan tetapi masih di sembunyikan entah dimana. Setelah beberapa hari mengutak atik computer dirumah akhirnya saya pun mengetahui bagaimana cara untuk dapat melihat ataupun membuka kembali file-file yang ikut terhapus bersama virus saat kita menscan flash disk.

Bila anda mengalami kasus seperi saya, tidak ada salahnya bila anda mencoba cara saya ini. Adapun Caranya yaitu :

1.Masukkan atau colokkan flash disk pada usb pada computer kita, sebagaimana kita mengoperasikan flash disk seperti biasa.
2.explore computer kita, yaitu dengan mengklik kanan pada tool bar ‘start’(pojok kiri). Lalu sorot dan pilihlah explore sehingga muncul tampilan start menu.
3.Pilih lokasi flash disk kita.
4.Pada tampilan start menu terdapat 6 menu pokok yang sering disebut menu bar yaitu file, edit, view, faforites, tools dan help. Pilih menu pokok tools sehingga muncul beberapa beberapa menu lanjutan (menu pull down).
5.Pilih folder option, sehingga akan muncul tampilan folder option yang memiliki beberapa menu bar.
6.pilih dengan mengklik kiri menu view.
7.cari tulisan “hide protected operating system files (recommended)” pada kotak advanced setting. Bila anda belum menemukannya gulunglah kotak advanced setting dengan menggunakan scroll bar yang terletak disamping kanan.
8.Hapuslan tanda centang (cek) di samping kiri pada “hide protected operating system files (recommended)” dengan mengklik kiri tanda centang tersebut.
9.Akan muncul tampilan peringatan (warning) pilih “yes”.
10.Kemudian “apply” pengaturan tersebut dan pilih “ok”.
11.Sekarang coba anda lihat data dalam flash disk anda.

Karena cara ini kebetulan saya temukan secara tidak sengaja, saya juga masih bingung adakah efek samping bila kita menggunakannya. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari, ada baiknya bila anda mengcopy file yang hilang dan baru anda temukan kembali itu, ke dokumen computer anda. Setelah itu, kembalikanlah pengaturan folder option anda dengan memberikan tanda centang kemabali pada tulisan “hide protected operating system files (recommended)”. Adapun langkah-langkahnya sama seperti di atas.

Mungkin itu sedikit trik dari saya…


Sumber :http://www.andrachemical.co.cc

0 komentar: